Sudah lama nggak mengisi halaman ini. Mari kita mulai lagi.

Ya, Compaq Presario CQ42 itu masih bersama saya. Satu di antara beberapa barang elektronik yang bertahan lama, sudah hampir enam tahun. Bukannya awet, karena tak bisa mengganti saja. 😀 Laptop ini saya beli pada penghujung 2010, menggantikan Acer Aspire 4736. Sebetulnya, laptop ini tidak lah termasuk memuaskan. Terdapat berbagai masalah, bahkan sejak sebelum genap setahun dipakai. Windows error hingga lenyap, overheat, BSOD, baterai drop, hard disk rusak, keyboard rusak, dan sekarang optical drive nya yang sudah rusak… Pernah pakai Ubuntu sebelum menginstall kembali Windows 7, untung serial number masih bisa dipakai. Ganti hard disk, ganti keyboard. Mungkin kalau prosesornya bisa diganti, diganti sekalian ke Core i7 terbaru, 😀

Sejak ganti hard disk dan keyboard (di tahun berapa saya lupa) dan update ke Windows 8, laptop ini relatif tidak bermasalah (kecuali baterai yang belum diganti). Hingga akhirnya upgrade ke Windows 10, dan update lagi ke Windows 10 Anniversary Update. Semakin sayang untuk dilepas laptop ini. Sayang duit kalau beli baru, hehehe. Yah, walaupun hardware nya ketinggalan zaman dibanding dengan software-nya, namun yang membuat sayang adalah keaslian operating systemnya ~ karena upgrade ke Windows 8 beli asli seharga Rp850 ribuan :D.

Dalam waktu dekat, saya berencana menambah RAM menjadi 4 GB, mengganti baterai, dan mengganti keyboard lagi. Keyboard rusak lagi, ada tombol-tombol yang lepas, karena ulah gadis kecil berambut keriting yang lucu sekali bernama Muthi.

Hingga tidak dapat dipakai lagi, mungkin laptop ini akan saya pertahankan. Tetap bertahan dan bersiap siaga lah!

Advertisements