Beberapa waktu ini, media cukup heboh dengan pemberitaan tentang mobil listrik buatan Indonesia yang mendapat dukungan dari Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Mobil listrik dengan label Ahmadi dirancang dan dibuat oleh Dasep Ahmadi, seorang alumnus ITB. Kita tentu bangga dan berharap agar ke depan mobil listrik tersebut terus berkembang dan semakin baik. Dan pada akhirnya, dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Di belahan dunia lain, telah ada sejumlah mobil listrik yang dikembangkan dan telah dijual secara komersial. Berikut ini di antaranya.

1. Tesla

Tesla Motors berdiri sejak tahun 2003. Mobil pertama Tesla adalah Tesla Roadster, sebuah mobil sport full electric dengan atap terbuka. Roadster diedarkan mulai tahun 2008. Berdasarkan hasil uji dari EPA, mobil ini dapat menempuh jarak sekitar 221 mil (356 km) dalam sekali pengisian baterai. Tesla Roadster dapat menempuh 0-60 mil per jam (0-100 km/jam) dalam waktu kurang dari 4 detik, dan memiliki kecepatan maksimum 125 mil per jam (201 km/jam). (Wikipedia).

Tesla Roadster

Tesla Roadster (teslamotors.com)

Selain Roadster, Tesla juga memiliki Model S. Berbeda dengan Roadster yang mengusung konsep sport, Model S merupakan versi sedan. Menurut saya, Model S ini malah mirip mobil Aston Martin – mobil sport juga sih sebenarnya. Model S ini udah ngaspal di tahun 2012 ini.

Tesla Model S

Tesla Model S (teslamotors.com)

Selain dua model di atas, ada juga Model X. Model X berkonsep SUV/crossover dan diperkirakan beredar pada awal 2014.

Model X

Tesla Model X (teslamotors.com)

2. Nissan Leaf

Nissan Leaf (ditulis sebagai “LEAF” , singkatan dari Leading, Environmentally friendly, Affordable, Family car) adalah mobil listrik bertipe hatchback 5 pintu yang diproduksi oleh Nissan dan diperkenalkan di pasar Jepang dan Amerika Serikat pada bulan Desember 2010.Jarak tempuh resmi maksimal mobil ini dari Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat adalah 117 kilometer (73 mil), dengan besar konsumsi energi 765 kilojoule per kilometer (34 kW•h/100 mil) dan mengukur efisiensi bahan bakarnya, yaitu 99 mil per gallon AS (2,4 L/100 km).Jarak tempuh Leaf oleh New European Driving Cycle adalah 175 km (109 mi). (Wikipedia).

Leaf

Nissan LEAF (Wikipedia)

3. Mitsubishi i-MiEV

Mitsubishi i-MiEV (MiEV singkatan dari Mitsubishi innovative Electric Vehicle) merupakan mobil listrik bertipe hatch-back lima pintu yang diproduksi oleh Mitsubishi Motors dan merupakan versi listrik dari Mitsubishi i. Mobil ini diproduksi sejak tahun 2009.  Menurut klaim pabrikan, mobil ini dapat menempuh 100 mil (160 km) dengan sekali isi penuh pada tes di jalan raya Jepang. Di Eropa, i-MiEV dijual oleh PSA Peugeot Citroen dengan label Peugeot iOn dan Citroen C-Zero. (Wikipedia)

mitsubishi-iMiev-Big

Mitsubishi i-MiEV

Selain 3 mobil di atas, ada juga  Ford Focus Electric yang merupakan mobnil konsep dari ford, BMW ActiveE dari BMW, Coda dari Coda Automotive yang telah dipasarkan pada tahun 2011, serta Smart Electric Drive dari Smart For-Two yang diuji mulai tahun 2009 dan direncanakan diproduksi massal di tahun 2012.

***

Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengembangkan mobil listrik. Di negara-negara lain, bahkan mobil listrik sudah dijual secara komersial. Model-modelnya tidak kalah dengan mobil konvensional, walaupun masih terbatas dan mungkin harganya relatif lebih mahal. Jika serius mau mengembangkan mobil listrik, menurut saya Pemerintah harus memberi dukungan yang maksimal. Jangan cuma menjadi isu atau wacana sesaat saja kemudian larinya entah ke mana (halo, mobil nasional? Apa kabar?). Apalagi yang mengembangkan adalah anak bangsa sendiri, tentu kita semua akan bangga jika bisa menikmati produk negeri sendiri yang tak kalah kualitasnya dengan produk impor.

***